Sabtu, 03 Oktober 2026

BAHANYA PLASTIK part 2

 

Dengan adanya limbah plastic yang menjadi perhatian karena tidak bisa menyatu dengan lingkungan, yang semakin hari jumlah limbah plastic semakin tinggi, maka Pemerintah Indonesia membuat kebijakan tentang limbah plastic, dimana kebijakan tersebut mendukung pencapaian pengelolaan sampai 70 %.

Target Pemerintah Indonesia untuk mencapai pengurangan sampah plastic sampai dengan tahun 2025 sebesar 70 % dan tahun 2024 mendekati 0, yang diwujudkan dalam Rencana Aksi Nasional (RAN) Penanganan sampah plastic Laut tahun 2018-2025. Pada periode pertama RAN 2018 – 2021, Indonesia sudah bisa mengurangi sebesar 28.5 % sampah plastik dari 70 %, sehingga masih ada waktu untuk mengejar sisa (41.5%). Hal ini tidak bisa dikerjakan oleh Pemerintah sendiri, tapi harus berkolaborasi dengan masyarakat, swasta dan lembaga-lembaga lingkungan.

WWF Indonesia sebagai salah satu organisasi nir-laba memliki komiment untuk berpartisipasi dalam prakter No–pastik IN Nature (NPIN) di 25 kota, sebagai “Plastic Smart City” (PSC) . Hal ini membantu pemerintah untuk menangani plastic.

Mengingat bahwa sampah plastic tidak hanya di satu tempat, tetapi di seluruh wilayah Indonesia, maka seharusnya sampah plasti ini ditangani oleh Provinsi dan kabupaen seluruh Indonesia. Peraturan tentang plastik yang harus ditangani oleh provinsi dan kabupaten adalah Perpres No.97 tahun 2017 tentang Kebijakan strategi Nasional. Artinya persoalan sampah harus di terapkan di seluruh Indonesia melalui kebijakan provinsi dan kabupaten. UNtuk mengatasi sampah plastic laut dikeluarkan peraturan Presiden No. 83 tahun 2018.

Peraturan lainnya tentang sampah dapat dilihat pada peraturan di bawah ini:

1.         UU no 18 tahun 2008 mengenai pengelolaan sampah

2.         Peraturan Pemerintah no 81 tahun 2012 tentang Pengelolaan sampah rumah tangga dan  

         sampah sejenis sampah rumah tangga

3.         PerPres No 97/2017 tentang Kebijakan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah

4.         PerPres No. 35/2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan

5.         PerPresNo. 83/2018 tentang Pengelolaan Sampah Laut

6.         PerMen LH No.13/2012 tentang Pedoman Pelaksanaan Reuse, Reduce, Recycle Melalui Bank Sampah

7.         Permen No P76/MENLHK/SETJEN/2019 Adipura

8.         Permen No.P6 tahun 2022 Sistem Informasi Pengelolaan sampah

9.         Permen P.70/SETJEN/KUM.1/8/2016 tentang Baku Mutu Emisi dan/atau Kegiatan Pengolahan Sampah Secara Termal

10.     PermenLHK No. P.26/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2020 tentang Penanganan Abu Dasar dan Abu Terbang Hasil Pengolahan Sampah Secara Termal

11.     Permen No. No.14 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Sampah pada Bank Sampah

12.     PerMenLHK No. 59/2016 tentang Baku Mutu Lindi Bagi Usaha dan/ atau Kegiatan Pemrosesan Akhir Sampah

13.     SE Menteri no SE.3/MENLHK/PSLB3/PLB.0/4/2022 tentang Surat Edaran Menteri LHK tentang Pengendalian Sampah Dalam Rangka Mudik Lebaran;

14.     SE Menteri no. SE.5/MENLHK/PSLSB3/PLB.0/12/2022 tentang Pengendalian Sampah Perayaan Hari Natal 2022 dan Tahun Baru 2023;

15.     SE Menteri no. SE.3/MENLHK/PSLB3/PLB.3/3/2021 tentang Pengelolaan Limbah B3 dan Sampah dari Penanganan Corona Virus Disease -19 (Covid-19);

16.     SE Menteri no. SE.1/MENLHK/PSLB3/PLB.0/1/2023 tentang Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2023;

17.     SE Menteri no. SE.1/PSLB3/PS/PLB.0/5/2021 tentang Idul Fitri Minim Sampah;

18.     SE Menteri No. SE.1/MENLHK/PSLB3/PLB.0/2/2021 tentang Hari Peduli Sampah Nasional 2021;

19.     PerMenLHK No. 10 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Kebijakan dan Strategi Daerah Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Rumah Tangga

20.     PermenLHK No. 75 tahun 2019 tentang Peta jalan pengurangan sampah oleh produsen

21.     Permendagri No. 7 Tahun 2021 tentang Tata Cara Perhitungan Retribusi dalam Penyelenggaraan Penanganan Sampah

22.     PermenLHK No. 14 tahun 2021 tentang pengelolaan sampah pada bank sampah

23.     SNI 19-2454-2002; Tata cara teknik operasional pengelolaan sampah perkotaan

24.     SNI sampah: SNI 19-7030-2004-Spesifikasi kompos dari sampah organik domestik; 

25.     SNI 19-6411-2000-Tata cara pemeliharaan pencatatan keselamatan dan kesehatan kerja pada fasilitas pengolahan sampah;   287 

26.     SNI 19-3983-1995-Spesifikasi timbulan sampah untuk kota kecil dan kota sedang di Indonesia; 

27.     SNI 19-3964-1995-Metode pengambilan dan pengukuran contoh timbulan dan komposisi sampah perkotaan; 

28.     SNI 19-3241-1994-Pemilihan lokasi tempat pembuangan akhir sampah,

29.     Tata cara Pedoman Pelaksanaan 3R Pengelolaan Sampah Perkotaan

 

Dua puluh Sembilan kebijakan sudah dibuat oleh Pemerintah Pusat untuk dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi dan kabupaten, dan bekerja sama dengan Kementerian yang terkait dengan keperintahan dalam negeri, yaitu Kementerian Dalam Negeri.

 

Persoalan sampah plastic tidak kalah penting dengan persoalan perubahan iklim, karena sampah plastic juga meningkatkan kandungan CO2 pada saat pembuatan produk dengan pembakaran suhu tinggi dan pengolahan sampah. Plastik terbuat dari minyak dan gas bumi yang diekstrak atau diambil dari perut bumi. Kemudian dikirim ke tempat pengolahan untuk melalui proses pemurnian sehingga mendapatkan berbagai macam turunan minyak dan gas bumi, termasuk salah satunya adalah Nafta yang merupakan bahan baku pembuatan plastik. Nafta kemudian diolah lebih lanjut untuk menghasilkan pelet atau resin plastik. Proses ekstraksi, pemurnian hingga produksi pelet plastik ini membutuhkan energi yang besar sehingga menghasilkan emisi karbon sebesar 1.781 Million Metric Ton CO2. (zerowaste.id)


Dari hasil inventarisasi Kementerian LHK tentang sampah disampaikan dalam Data nasional secara series tentang semua limbah dalam lima tahun dari tahun 2018 sampai dengan 2022 . Data tersebut kecenderungan variatif, dimana pada tahun 2018 merupakan data yg tertinggi.

Dibawah ini data tersebut berbentuk chart dan table.

1. Tahun 2018


2. tahun 2019


3, Tahun 2020


4.Tahun 2021

5.Tahun 2022



6, Tahun 2023


Tahun selanjutnya sampai tahun 2026? kita terputus informasinya

BAHAYANYA PLASTIK part 1

 

Penanganan limbah plastic

Plastik saat ini menjadi topic utama bila kita membicarakan lingkungan. Mengapa plastic? Dari hasil beberapa penelitian bahwa plastic menjadi bahan yang tidak bisa berbaur dengan lingkungan, tanah, air maupun lautan. Organisme di daratan maupun diperairan dapat terancam akibat terbelit, sesak napas, maupun termakan oleh plastik.

Berbicara mengenai plastik tidak hanya sebatas kantong plastic, tapi keseluruhan peralatan yang terbuat dari plastic.  Plastik dan turunannya yang sudah tidak terpakai menjadi limbah plastik yang sangat berbahaya untuk satwa liar, khususnya di laut.  Untuk di lautan, secara fisikal dengan adanya sinar matahari, oksigen dan ombak, plastik dapat menjadi bagian terkecil, yaitu mikroplastik yang sangat berbahaya bagi makhluk hidup di lautan.. Micro plastic inipun menjadi bahan beracun terutama bila tercampur dengan bahan makanan atau minuman bagi manusia atau makhluk hidup di daratan.  Dan pada kenyataanya micro plastic ini pun sudah termakan oleh manusia.

Dari hasil penelitian World Wild Fund Indonesia (WWFIndonesia) menyebutkan bahwa sebanyak 25 persen spesies ikan laut telah mengandung bahan mikroplastik, dimana bahan tersebut berasal dari sampah plastik di lautan.  Mikroplastik adalah partikel plastik berukuran kurang dari 5 mm dan dapat dikonsumsi plankton sebagai salah satu makanan utama ikan. Udara yang kita hirup saat ini telah mengandung partikel mikroplastik, begitu juga tanah hingga makanan kita

Mengapa manusia lebih cenderung memilih plastic dalam keperluan hariannya? Karena plastic bersifat fleksibell dan membuat pekerjaan menjadi lebih mudah serta cepat. Bila kita perhatikan dalam setiap kegiatan pasti ada bagian yang dari plastik. Plastik juga menggantikan barang-barang yang tadinya berasal dari alam. Plastic merupakan produk polimerisasi sintetik atau semi sintetik dari polimer karbon atau dengan oksigen, nitrogen, hydrogen, nitrogen clhorine atau belerang dengan hasil yang murah, kuat, mudah diperoleh, dan tahan lama. Dari hasil pemanasan dan tekanan yang tinggi maka plastik akan terbentuk. Teknologi pembuatan plastik berkembang semakin maju setelah adanya statement dari perusahaan Novomer pada Bulan Desember tahun 2009, bahwa saatnya periode komersialisasi plastic.

Dampak dari komersialisasi plastic adalah bila barang tersebut sudah tidak terpakai maka limbah plastic akan semakin banyak dan penanganana memerlukan waktu yang lama untuk terurai. Indonesia sudah dalam kondisi darurat plastic, dimana pertambahannya per tahun sangat signifikan.

Forum Ekonomi Dunia  (World Economy Forum) pun pada sidang Bulan JUli tahun 2020 mengatakan ada sekitar 150 juta ton sampah plastik berada di perairan dunia. Pertumbuhannya pun tak kalah hebat, mencapai 8 juta ton per tahunnya.

Sampah plastik di lautan juga menjadi masalah bagi Indonesia. Kita tentu masih ingat dengan penemuan bangkai paus sperma (Physeter macrocephalus) di perairan Pulau Kapota, Taman Nasional Wakatobi, Sulawesi Tenggara, 18 November 2018. Bangkai ikan bernama lain paus kepala kotak itu kemudian dienkropsi. Hasilnya sungguh mengejutkan karena dari dalam perutnya ditemukan ratusan sampah plastik berbagai jenis seberat total 5,9 kilogram.

AKHIR PEKAN YANG DAMAI

 

Akhir pekan adalah hari dimana satu keluarga melakukan kesenagannya sendir. ada yg hanya menikmati di rumah dengan tanamannya, atau bersiih-bersih kamar yang kemaren-kemaren tak sempat di tata rapi .

Hari ini aku menikamti hariku dengan keheningan akhir pekan. setelah sarapan langsung ke balkon melihat tanamanku yang kutaruh di balkon. sambil nyeruput kopi, aku melirik satu persatu tambulapot yang kutanam . aku tahu bahwa aku harus melihat dengan teliti tanamanku agar tak kering akibat panas yang terus melanda wilayahku.

kulihat tanaman kelengkeng yng kupaksa untuk kerdil sehingga bisa di tanam di balkon tampak segar, karena tadi malam aku menyiramnya. Jambu air, yang banyak hama putihnya kupotong agar tak menjulang tinggi tampaknya mulai berbunga.

 Akhir pekan tampak tenang, anak2 yang biasanya ramai setelah pulang sekolah tampaknya hari ini sepi. mungkin mereka di ajak oleh orang tuanya untuk menikmati liburan. Aku menikmati keheningan ini dan tentu aku menikmati hidup dengan segara prosesnya.


jember, oktober 26


Kamis, 01 Oktober 2026

BERTEMU LAGI

 Sekarang tanggal 2 Oktober 2026 membukakembali blog-ku yang kutinggal sejak tahun 2023.

Semangat menulis mulai bergejolak pada badan yang sudah menua ini. hanya karena denga menulis inspirasi selalu ada, dan merangkai kembali setiap peristiwa yang ada.

Awalnya harus belajar lagi mungkin ada perubahan di blog ini, tapi rupanya masih berjalan 'as it is'.

Saat menulis kembali , aku berada di jember "hometown" , menikmati pensiun yang sangat menenangkan tanpa terburu-buru oleh 'deadline" kerjaan. Bebas..horeee!!!

dengan ketenanagan full aku bertemu kembali dengan blog=ku yang sudah tak tersentuh selama 3 tahun.


Selasa, 10 September 2024

 

================================================== (4)

“Prof,  my case probably is not scientific case, Anyway I would like to tell you what happened is” sahut Rina. Tapi prof Birgit mengatakan bahwa apa yang di alami Rina akan mempengaruhi kelanjutan akademinya, sebaiknya bercerita agar dia masih bisa menangani kuliahnya.

Rina menceritakan semua apa yang terjadi pada dia dan suaminya. Terutama mengenai ketidak mampuannya untuk hamil padahal kondisi sehat dan juga MUNGKIN karena Prof. Birgit memberikan peluang yang besar sehingga Rina bisa segera selesai doktorannya.

 

(Dalam Bahasa Indonesia)

Prof. Birgit mengangkat bahunya , dan “ Rina, dalam permasalahnmu, kamu harus memilah antara tujuanmu untuk melanjutkan studimu atau kamu akan berhenti lalu mengikuti keinginan suamimu”

“Itu sebuah pilihan dalam hidupmu”, lanjut Prof. Bitgit. Rina tidak kuat menahan emosina yang membuncah saat dia konsultasi dengan professornya.

“saya ingin menempeleng perempuan itu , Prof” sahut Rina.

“Tidak Rina, Kamu kalau di jerman tidak bisa melakukan kekerasan walaupun suamimua adalah Orang Indonesia. Kamu akan di tuntut oleh polisi disini.” Kata Prof. Birigit, dan “kamu juga akan keluar di universitas bila memiliki riwayat kekerasan, dan saya tidak ingin student saya memiliki riwayat kriminalitas”

 

Dengan tersedu Rina menoleh ke Prof. Bigit “saya harus bagaimana Prof. Ajik sudah tidak ke apartemen lagi, apalagi apartemen itu atas nama Ajik dari Beasiswa Ajik” lanjut Rina dengan mata yang penuh dengan air mata. Prof. Birgit tertegun sejenak karena dia mengira bahwa Rina juga memiliki “stipendium” (beasiswa).

Prof. Birgit terdiam sejenak dan dia menelphon temannya “apakah kamu ada di tempat dalam minggu ini? Nanti akan ada studenku yang akan kesana”

“OK kamu ke Munchen ke teman saya besok, naik kereta yang pagi saja langsung ke Munchen”, tiba-tiba Prof. Birgit membalikkan badannya dan menatap Rina, “ayo kita ke caffee sekarang saya pingin ngobrol dulu dengan kamu” lanjut Professor Birgit.

Rina tak bisa berkata-kata lagi, dengan mata sembab dia hanya menganggukkan kepala dan mengekor Prof. Birgit keluar dari ruangannya.

 

$$

Mengingat Prof. Birgit adalah seorang vegetarian, maka Rina dan Proff. Pergi ke Kaffehus, dimana, disini meeka berbincang. Tapi perbincangan banyak dikuasai oleh Prof.Birgit.

 

‘kamu tahu kan laki-laki tadi fakultas?” Tanya prof. ke Rina. Rina hanya mengangguk.

“laki-laki tadi adalah ayah dari Chaterina, dia akan mengucapkan selamat tahun padaku” kata prof. sambil kedua matanya itu menmbus kaca jendela dan sepertinya mengembara kemana.

“nama lengkapku kamu sudah tahu ya, Birgit Adelio, laki-lakiitu pernah menjadi suamiku, Abraham Adelio” cletuknya. “pada saat aku hamil chaterina usia 8 bulan kandungan, dia pacarn dan melakukan hubungan sex denan mahasiswanya” lanjut Prof. Birgit Adelio. “aku berjalan jauuuh sekali untuk melampiaskan ke kesalanku, aku tidak menggugat, tapi aku pergi saja tiba-tiba, aku menutup diri” cerita Professor. “aku mengajukan pindah universitas dari Universitas Kassau, aku ke Goettingen, aku gak perduli” lanjut Professor Bigit pada Rina.

 

Rina tenggelam kedalam bayangannya sendiri, karena dia memiliki kisah yang sama dengan Proff.nya.

Tiba-tiba Rina menyahut, “prof. bagaimana kalau aku pakai kerudung, karena salah satu tuntutan Ajik adalah aku tidak boleh bekerja sepulang ke Indonesia, kemudian aku harus pakai kerudung”

“No, Rina, kamu gak bisa pakai kerudung hanya dengan niat menyenangkan suamimu, dan belum tentu suamimu akan kembalipadamu walaupun kamu pakai kerudung. Bolah kalau kamu pakai kerudung dengan tujuan agamamu” Professor Birgit menekan kata-kata itu agar Rina memilik motivasi yang baik untuk pakai kerudung, bukan hanya untuk pelampiasan saja.

Rina setuju, toh belum dia  pakai kerudung lalu Ajik kembali, tapi kenapa Ajik mensyaratku itu? Padahal Maria bukan wanita yang menggunakan kerudung, Ratna mendesah kecil, dia hanya memalingkan mukanya ke-arah jendela juga. Tiba-tiba Prof. Birgit mengagetkannya “ besok kamu jam 7 malam kamu naik kereta bertemu dengan temanku, dr.Martha”. Rinapun mengerutkan dahinya “apakah dr. Martha sudah tahu kasusku, Prof?’ Tanya Rina.

“ok, aku sudah memberikan nomot telephonmu ke dia, kamu berhenti di stasiun utama, München Hauptbahnhof, dan selanjutnya kamu menunggu dia di caffee. Kamu cerita saja ke dia bagaimana menata mindset mu menghadapi kasus rumah tangga. Dia seorang psykiatris yang bagus.” Kata Prof. Birget. “oh ya, ini tiketmu aku sudah minta ke balai kota kemaren untukmu” lanjut Professor Birigit.

Rina hanya memandang professornya tanpaberkedip, dia meras bahwa dia masih mendapatkan orang baik yang sangat perhatian ke dia di tempat yang jauh dari Ayah dan Ibunya. Tiba-tiba airmata menitik haru sambil memandang Prosfessornya, akhirnya merek saling berpelukan.

“ok kita kembali lagi pada aktifitas masing-masing, aku masih ke kampus dulu ada murid baru dari Norwegia akan bertemu dengan aku’ Professor Birgit melepaskan pelukannya, ‘oh ya, kamu siap-siap pergi nanti biaya taxi kamu minta dan akan di ganti kalau sudah kembali ke Goettingan, salam buat Martha” ucap Professor Birgit. Rina mengangguk.

Rina kembali ke apartemen dan siap-siap untuk ke Munchen besok pagi.

“aku harus kuat, setelah selesai dari Munchen aku akan telphon ayah di Indonesia’ Rina kembali monolog dengan dirinya sendiri.

 

=========================================================(3)

“Aku mencari Ajik” kata Rina

“aku melihatnya tadi ke mesjid dan aku lihat sepedanya ada di halaman gedung apartemenku” ntar aku pastikan, tunggu disini” Sigit langsung apartemennya, dan …

“iya mbak, aku malah Tanya ke Pak Sodiq yang kebetulan diluar, kata Pak Sodiq tadi sama Maria ke atas ke tempat “Maria”, lengkap Sigit.

“Maria dosen universitas Brawijaya, yang baru datang, bukan?” Tanya Ratna ke Sigit. “kayaknya gitu deh mbak”, sahut Sigit.. sejak Ajik meninggalkan apartemen, kegelisahan Rina membuncah emosinya. “kemana aku harus mencari , Ajik” desah Rina.

Rina bersama Sigit ke halaman apartemen Sigit, dan merekapun melihat sepeda sport Ajik yang disatukan dengan satu sepeda lainnya. “emang yang satu ini kok nempel di sepeda ajik?” Tanya Rina ke Sigi dan kebetulan ada Sodiq disana “oh..itu sepeda Maria” kata Sodiq’ Rina dan dan Sigit bertatapan, karena aneh.

“nanti saya lihat di apartemen Maria, karena aku satu lantai dengan dia” bisik Sigit dekat Rina. Rina hanya mengangguk.

SEtelah pamit ke Sigit dan Sodiq, Rina kembali dengan hati yang resah dan gundah “salahku apa” dia monolog dengan dirinya sendiri. “apakah aku harus cerita ke Bapak di Indonesia? Seklai lagi ke dirinya sendiri.

Dengan rasa kecewa Rina membuka pintu apartemen, tapi Rina tidak akan langsung menuduh atau marah pada Ajik. “aku harus mencari bukti” lirih Rina. Rina membuka lemari baju, disana dia hanya melihat beberapa baju AJik. “mungkin masih di laundry” pikir Rina, da dia menghampiri meja kerjanya dan membuka desk-topnya, dan dia mencari kelompok email dari PPI Goettinen barangkali ada pengumuman yang penting. Disana hanya ada pengumuman akan ada upacara 17 Agustus di kedutaan di Hamburg. Disana beberapa list peserta yang ikut, Rina belum tertarik untuk ikut mengingat Professor Birgit merekomendasikan presentasi Proffeor Mac tentang Ekonomi Pedesaan, artinya Rina dan Sigit tidak ikut, karena Sigit harus sit-in pada seminar tersebut. Sebagian besar orang-orang Indonesia ikut ke Hamburg dengan kereta malam yang lebih murah Dari Goettingen ke Hamburg. Rina juga melihat bahwa yang mengkoordinir itu adalah Ajik, tapi Ajik tidak pernah menyampaikan ke Rina, dan bahkan tidak menawari Rina untuk ikut. Rina membaca itu hanya tertegun dan di sudut matanya tampak genangan air mata. Dia hanya berfikir bahwa dia  tidak bisa terlibat lagi dalam aktifitas Ajik tanpa diinginkan.

Malam sebelum ke berangkatan ke Hamburg, Ajik pulang dan dia pamit dengan tanpa menyebut nama Rina ”aku berangkat” kata Ajik. Dan Ajik sekarang tidak pernah memanggil Rina dengan nama kesayangan yang biasanya menyebut “Ndhuk”. Rina tergagap dan mengucapkan “hati-hati, segera pulang” .

$$

MInggu ini Rina mengajak Ajik untuk periksa kandungan dan sperma, karena Rina masih terngiang apa yang dikatakan Ajik sebelum Ke Hamburg. “Rin, kenapa ya kok kita belum dapat momongan, Mas Budi selalu bilang kita jangan terlalu sibuk agar dapat momongan”. Rina terdiam dan mengajukan pemeriksaan. Rina dulu yang melakukan pemeriksaan, dn dinyatakan sehat tapi ada myoma kecil di rahimnya, itupun sebelah kiri.  Hasil uji sperma akan didapat satu minggu kemudian.

$$

Drrrtttttt…drrttttttt…

Telephon dari Munir, dia salah satu dosen Faperta yang akan melanjutkan doktornya di Hamburg. “mbak..kenapa nggak ikut ke Hamburg?” tiba-tiba dia tanya Rina “aku gak sempet Nir” sahut Rina. “aduuuh..mbak…udahlah itu suamimu mesra banget ama yang namanya Maria” lanjut Munir.

Deegggg

Rina kaget mendapatkan informasi tersebut, karena dia tidak menyangka bahwa Ajik yang belakangan cuek itu ada maksudnya. “Tapi kenapa?’pRina mulai instrospeksi diri. “apakah karena aku bisa lulus duluan?” pikir Rina sehingga Ajik mulai menjatuhkan mental Rina?

‘”ok ..jangan menyerah Rina, jangan menngis Rina, jangan cengeng Rina ”kata-kata itu terus menggema di pikirannya dan tentu saja di perasaannya. “aku harus punya bukti” tegasnya.

Kepulangan dari Hamburg Ajik hanya mampir sebentar ke apartemen saat Rin adikampus, dan dikampuspun Rina bertemu dengan Maria.

Marian melihat Rina dengan senyum kemenangan, tapi Rina segera pergi, dia lebih langsung ke Ajik untuk bertanya langsung. Walauoun Rina meninggalkan Maria yang masih tersenyum sinis, Mata Rina sembab sambil menuju ke lantai atas ke tempat Professor Birigit.

Rina ingin klarifikasi dari Ajik, hanya Ajik sekarang bukan seperti suami lagi, dan ini sangat membingungkan. Rina segera kirim email ke Prof.Birgit untuk menunda pertemuan kali ini, Rina melakukan re-schedule minggu depannya saat Prof. Birgit dari Kassau. Namun Prof.Birgit tetap ingin bertemu dengan Rina karena ada sesuatu yang perlu disampaikan untuk penelitian Rina. Akhirnya Rina kembalilagi kelantai 5 dimana Prof.Birgit berkantor.

$$

Pertemuan dengan Prof.Birgit membuat Rina gugup karena kondisi hatinya yang kurang baik.

“ do you have problem?” kata-kata itu yang pertama di lontarkan oleh Prof. Birgit sambil menyelidiki mata sembab. “

 

BAHANYA PLASTIK part 2

  Dengan adanya limbah plastic yang menjadi perhatian karena tidak bisa menyatu dengan lingkungan, yang semakin hari jumlah limbah plastic s...